Walaupun sama-sama gitar, gitar akustik dan elektrik pada dasarnya memiliki fungsi yang cukup berbeda. Selain karakter suara yang sudah pasti berbeda, namun secara playbility juga sedikit banyak berbeda. Hal ini membuat latihan belajar gitar juga berbeda di kedua jenis gitar ini. Mari kita bahas... Yang paling terlihat adalah bodynya. Body gitar akustik umumnya lebih besar secara ukuran dibanding gitar elektrik terutama yang solid body. Walaupun gitar elektrik diluar sana ada juga yang berukuran besar, sebut saja gitar hollow body atau Jazz Box gitar, tapi gitar jenis ini lebih mengarah ke gitar akustk. Body yang berbeda tentu saja memberikan pegangan yang berbeda. Posisi tangan kanan relatif sedikit berbeda, dan hal ini juga berpengaruh pada kebiasaan dari pemain gitar itu sendiri. Saya pribadi ketika memainkan gitar akustik, posisi lengan atas akan bertumpu langsung pada body gitar, sedangkan lengan bawah akan menjuntai. Berbeda dengan gitar elektrik, sebut saja gitar seperti Fender ...
Pencarian tone gitar elektrik terkadang tidak semudah memesan mie goreng di warmindo. Buat pemula kadang punya gitar elektrik dengan senar tanpa karat saja sudah enak banget mainnya. Namun tidak sedikit dari kita sangat sensitif terhadap tone yang dihasilkan oleh gitar kita. Beberapa gitaris meng-custom pick up gitarnya, bisa dengan mengganti pick up gitarnya. Ada juga dengan membeli berbagai efek gitar. Namun tidak hanya itu saja, kedua pilihan tadi tentu lebih banyak menghabiskan biaya. Salah satu yang lebih murah adalah mengganti senar. Di pasaran begitu banyak merk gitar elektrik, cukup membuat kita bertanya, "Apa sih bedanya?". Tidak hanya itu, ukuran yang tersedia juga berbagai macam, begitu juga jenis material yang mereka gunakan. Berbeda ukuran senar juga sedikit mempengaruhi suara. Namun bagaimana dengan ukuran senar yang sama, merk yang sama namun material yang digunakan berbeda. Tentu saja ini berpengaruh tone yang akan dihasilkan. Kita ambil saya contoh merek sen...